Cak Imin-Luhut

Debat Cak Imin-Luhut Disebut Tak Selamatkan Warga dari Krisis Lingkungan Akibat Hilirisasi Ugal-ugalan

Calon wakil presiden (cawapres) no urut 1 Muhaimin Iskandar terus “berbalas pantun” bersama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ihwal program permainan dari situs slot depo dana.

Perdebatan soal hilirisasi ini bermula selagi Muhaimin Iskandar di dalam debat keempat Pilpres 2024 pada 7 Januari silam, menyebut bahwa program kebanggaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini banyak berdampak negatif karena tidak dikerjakan secara cermat.

Pria yang karib disapa Cak Imin ini kemudian menyebut bahwa ketidakcermatan itu berdampak memadai serius, dari kerusakan lingkungan sampai ledakan berulang kali di wilayah smelter yang membawa dampak korban jiwa tak sedikit.

Cak Imin terhitung menyinggung soal tenaga kerja asing yang begitu mendominasi di proyek-proyek hilirisasi pemerintah.

“Kita memandang di dalam proses penambangan dan usaha tambang kita hilirisasi dikerjakan ugal-ugalan, menyebabkan kerusakan lingkungan, ada kecelakaan, tenaga asing mendominasi,” kata Cak Imin di dalam Debat Cawapres di JCC Senayan, Jakarta terhadap Minggu, 21 Januari 2024.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini terhitung menyinggung soal program hilirisasi yang tidak berkontribusi banyak terhadap rakyat di Sulawesi.

“Sulawesi Tengah perkembangan ekonominya sampai saat ini bisa 13 persen, tinggi sekali namun rakyatnya senantiasa miskin dan tidak bisa menikmati. Hilirisasi apa yang berkenan kita lakukan, selagi ilegal senantiasa berlangsung,” ujar Cak Imin.

Menurut dia, morat-maritnya tambang di Indonesia tak hanya soal hilirisasi, namun terhitung banyaknya tambang ilegal.

“Selain yang disampaikan Pak Mahfud yang memprihatinkan adalah information ESDM (Energi, Sumber, Daya, dan Mineral) ada 2.500 tambang illegal. Sementara tambang legal saja tak menghadirkan kesejahteraan,” kata Cak Imin.

Saling menantang

Luhut membantah Muhaimin. Dia mengatakan, menghendaki mengajak Muhaimin memandang pengaruh ekonomi dari hilirisasi sumber daya alam (SDA) di Weda Bay, Maluku Utara dan Morowali, Sulawesi Tengah.

“Seeing is believing, gitu,” kata Luhut lewat account formal Instagramnya @luhut.pandjaitan terhadap Rabu, 24 Januari 2024.

Luhut bahkan menuding Cak Imin melakukan pembohongan publik, meskipun hasil investigasi pers sampai organisasi nirlaba mengkaji kerusakan berat lingkungan akibat hilirisasi di Sulawesi.

“Menurut saya, itu bukan satu karakter yang bagus untuk menggapai sesuatu posisi, Anda membohongi publik bersama beri tambahan informasi seperti tadi,” ujarnya.

Namun, Cak Imin tak gentar dan berani bersaing information bersama Luhut yang terhitung entrepreneur tambang itu.

“Ya kita buktikan, kita buktikan. Bahwa antara kuantitas duwit yang masuk terhadap negara dari pertambangan, baik itu langsung maupun hilirisasi jumlahnya terlampau kecil dibandingkan kerusakannya,” ujar Cak Imin di Tulungagung, Jawa Timur terhadap Kamis, 25 Januari 2024.

Dia menegaskan lagi, selagi ini beragam pertambangan pemerintah tidak membawa dampak penduduk sekitar jadi makmur, seperti halnya yang berjalan di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Ada keuntungan besar tambang itu tidak dinikmati oleh penduduk Sulteng (Sulawesi Tengah). Begitu terhitung memandang di Kalsel (Kalimantan Selatan), batubara. Apakah rakyat menikmati? Cek, ayo kita cek,” kata Cak Imin.

Terakhir, Cak Imin terhitung mengaku siap terkecuali mengecek kondisi lapangan langsung bersama Luhut.

“Siap saja. Kita tiap selagi bisa mengecek, mudarat dan manfaatnya,” ujarnya.

Luhut merespons balik dan menyampaikan bahwa Muhaimin Iskandar bisa kapan saja menghubunginya.

“Dia bilang Muhaimin (Cawapres no urut 1) berkenan minta ketemu saya. Dia ada no telpon saya, telpon saja kapan pergi dia sana (ke wilayah hilirisasi),” kata Luhut di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (26/1/2024).

Menurut pensiunan TNI AD itu, pengakuan tentang hilirisasi ugal-ugalan dari Muhaimin banyak dikomentari penduduk di Morowali, Sulawesi Tengah dan Weda Bay, Maluku Utara.

“Dan itu (hilirisasi ugal-ugalan) yang paling banyak saya memandang komentar itu dari Morowali loh, dari Weda Bay, mereka bilang ‘kami nikmati ada downstream ini’,” ujar Luhut.

Cak Imin lagi-lagi tak surut. Dia menantang balik Luhut kembali dan bakal mengajaknya ke beragam wilayah pertambangan untuk memandang kondisi masyarakat.

“Iya nanti terkecuali kampanye merasa agak reda, ini saya kembali di daerah, pasti bakal saya temui Pak Luhut. Saya ajak ke daerah-daerah tambang,” ujar Muhaimin di Wonosobo, Jawa Tengah terhadap Sabtu, 27 Januari 2024.

Derita warga Morowali

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menegaskan bahwa realitas praktek hilirisasi nikel justru memiskinkan warga dan menguntungkan pelaku industri.

Hilirisasi itu disebut telah membawa dampak perluasan pembongkaran nikel yang berdampak terhadap lenyapnya area mengolah warga, pencemaran sumber air dan perairan laut, perusakan kawasan hutan yang membawa dampak deforestasi, terganggunya kesehatan warga, kekerasan dan kriminalisasi, serta kecelakaan kerja yang berujung terhadap kematian.

“Situasi itu berjalan di hampir seluruh kawasan industri, merasa dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali; PT Gunbuster Nickel Industry di Morowali Utara; Virtue Dragon Nickel Industry di Konawe; Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah; sampai Kawasan Industri di Pulau Obi yang dikendalikan Harita Group,” kata juru kampanye Jatam, Alfarhat Kasman, di dalam keterangannya, Jumat (26/1/2024).

Dia beri tambahan bahwa isu ini tak hanya mengkaji proyek hilirisasi andalan Jokowi yang ugal-ugalan, melainkan terhitung terganggunya kepentingan usaha Bahlil dan Luhut, serta sejumlah entrepreneur dan elite politik yang tersebar di tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Pemilu 2024.

“Bahlil (Menteri Investasi), misalnya, mengakses ke PT Meta Mineral Pradana, perusahaan tambang nikel yang mempunyai dua izin tambang di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Pemegang saham perusahaan ini dimiliki oleh PT Rifa Capital (10 persen) dan PT Papua Bersama Unggul (90 persen), punya Bahlil,” ujar Alfarhat.

“Sementara Luhut, relasinya tentang bersama PT Energi Kreasi Bersama (Electrum), perusahaan patungan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), punya Luhut. Electrum berfokus terhadap pengembangan ekosistem dan industri kendaran listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir, meliputi manufaktur sepeda motor listrik, teknologi pembuatan baterai, infrastruktur penukaran (swap) baterai dan stasiun pengisian daya, sampai pembiayaan,” katanya lagi.

Alfarhat terhitung mengatakan, melalui GoTo, kepentingan usaha Luhut ketemu bersama Garibaldi Boy Thohir, yang sebagian hari selanjutnya mengklaim sejumlah taipan menunjang pasangan Prabowo-Gibran.

“Boy Thohir tercatat sebagai pemegang saham sekaligus menjabat sebagai Komisaris GoTo,” kata Alfarhat.

Dia pun mengkritik bahwa kegaduhan soal hilirisasi ini bukan di dalam rangka mengatasi penderitaan dan kerusakan lingkungan, melainkan demi meraup keuntungan politik di Pemilu 2024.

“Dipakai atau tidak dipakainya nikel Indonesia oleh Tesla, serupa sekali tak berdampak terhadap pengurangan pembongkaran nikel di Kepulauan Sulawesi, Maluku, sampai Papua. Sebaliknya, pembongkaran konsisten berlanjut, melupakan derita rakyat dan kerusakan lingkungan yang tak pernah terurus,” ujar Alfarhat.

Tentang Penulis

admin3